KENDAL
- Melalui program TMMD Sengkuyung tahap lll tahun 2022, Kodim
0715/Kendal
membantu pengecoran memperbaiki akses jalan terbengkalai yang
menghubungkan Desa Wirosari dan Dusun
Wonogiri di Kecamatan Patean Kabupaten Kendal. Jalan tersebut merupakan
wilayah Desa Wirosari, tetapi menjadi akses bagi warga Desa Plososari,
sehingga terjadi kendala secara administrasi untuk pembangunannya.
Danramil 08/Patean Kodim 0715/Kendal Kapten Inf Sarjono mengatakan bahwa pengerjaan jalan sampai tahap ini sudah mencapai jarak 350 meter dan masih terus di kerjakan oleh anggota Kodim dan masyarakat setempat. "Kendalanya sekarang musim penghujan, sehingga saat hujan deras tidak memungkinkan untuk melanjutkan pengerjaan, dan hampir setiap hari Hujan di lokasi", terangnya, Selasa (18/10/22).
Ratmin, Kepala Dusun Wonogiri juga menambahkan bahwa meski keadaan hujan tiap hari, antusias dan semangat masyarakat bersama TNI tetap tinggi. "Tetap semangat pak, karena jika jalan sudah jadi kami yang menikmati hasilnya, semoga di berikan kelancaran sampai selesai pengecoran jalan ini, aamiin", harap Ratmin.
Terkait persoalan pembangunan jalan, Sunoto, salah satu warga Desa Plososari mengatakan bahwa berkat TMMD jalan tersebut bisa di bangun, karena selama ini terjadi permasalahan soal siapa yang membangun jalan tersebut. "Jalan ini masuk wilayah Desa Wirosari, tetapi tidak ada warga Desa Wirosari yang bermukim di sepanjang jalan tersebut sehingga Desa Wirosari tidak membangunnya, sedangkan buat warga Desa Plososari jalan tersebut merupakan akses transportasi jalan yang sangat penting tetapi bukan wilayah Desa Plososari sehingga Desa Plososari tidak berhak membangun karena bukan wilayah Desanya, Terima kasih Kodim Kendal dan Pemda kendal", ujarnya.
Danramil 08/Patean Kodim 0715/Kendal Kapten Inf Sarjono mengatakan bahwa pengerjaan jalan sampai tahap ini sudah mencapai jarak 350 meter dan masih terus di kerjakan oleh anggota Kodim dan masyarakat setempat. "Kendalanya sekarang musim penghujan, sehingga saat hujan deras tidak memungkinkan untuk melanjutkan pengerjaan, dan hampir setiap hari Hujan di lokasi", terangnya, Selasa (18/10/22).
Ratmin, Kepala Dusun Wonogiri juga menambahkan bahwa meski keadaan hujan tiap hari, antusias dan semangat masyarakat bersama TNI tetap tinggi. "Tetap semangat pak, karena jika jalan sudah jadi kami yang menikmati hasilnya, semoga di berikan kelancaran sampai selesai pengecoran jalan ini, aamiin", harap Ratmin.
Terkait persoalan pembangunan jalan, Sunoto, salah satu warga Desa Plososari mengatakan bahwa berkat TMMD jalan tersebut bisa di bangun, karena selama ini terjadi permasalahan soal siapa yang membangun jalan tersebut. "Jalan ini masuk wilayah Desa Wirosari, tetapi tidak ada warga Desa Wirosari yang bermukim di sepanjang jalan tersebut sehingga Desa Wirosari tidak membangunnya, sedangkan buat warga Desa Plososari jalan tersebut merupakan akses transportasi jalan yang sangat penting tetapi bukan wilayah Desa Plososari sehingga Desa Plososari tidak berhak membangun karena bukan wilayah Desanya, Terima kasih Kodim Kendal dan Pemda kendal", ujarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar